.jpg)
Sabtu, 17 April 2010
Kategori tukang angkot tingkat kabupaten CIANJUR
Tukang angkot penakut :
Cirri-ciri =
* pas angkot di stop masih bersikap wajar
* liat tuh kaki, pasti udah ancang-ancang nginjek gas
* belum selesai nanya tujuan sama si abang eh si abang udah tancep gas
* mobil di bawa ngebut kaya rossi
Wajah = tampangnya sangar abis, tapi ngeliat penumpang langsung buka topeng jadi wajah orang liat KUNTILANAK,POCONG,TUYUL,dsb
Ciri-ciri tukang angkot yang kaya gini tuh yang gak mutu, mental TEMPE TAHU nihh. Baru liat penumpangnya aja udah keburu kabur kaya liat setan, belum juga nanya udah mabur.
Tukang angkot uncare :
Cirri-ciri =
* sok-sokan nanya “ MAU KEMANA NENG,JANG?”
* pas sang calon penumpang udah angkat bicara dan ternyata tuh angkot gak ketempat tujuan kita
* sang abang langsung menjawab dengan sesingkat-singkatnya. Co/ “OH”
Wajah = tampangnya tampang orang linglung, tampang orang lagi terpesona sama calon PENUMPANGNYA, dan yang pasti wajah orang minta diTAMPOL.
Haduhhhh , ini lagi tukang angkot yang bikin darah tinggi. Tukang angkot yang kena syndrome uncare biasanya buang-buang waktu aja, kesannya gak ada guna gitu jawaban kita.
Tukang angkot yang gak tanggung jawab :
Cirri-ciri =
* pertamanya sok baik
* meyakinkan banget jadi sopir yang handal
* biasanya penumpangnya Cuma sedikit
* eh tiba-tiba di tengah jalan belum aja sampe tujuan udah di turunin.
Wajah = tampang orang sok dewasa, sok gak butuh duit apalagi sama anak sekolah. Kayanya tuh di angkot ada stiker tulisan “ ANAK SEKOLAH DILARANG NAEK “. Wajah songong.
Aduh baru jadi abang angkot aja gayanya udah selangit apalagi punya bini tuhhh. Hati-hati tuh sama cewe yang minat sama tukang angkot tipe kaya gini. Bias-bisa di tengah jalan nikah udah diturunin loh , heheheh maksud gw udah di cerein.
Tukang angkot sok TAHU :
Cirri-ciri =
* biasanya suka ngetem
* si abang gak punya temen ngobrol
* tiba-tiba sok-sokan nanya
* dan pertannyaannya gak jauh dari
“ DARI MANA NENG ? “ “PULANG KERJA YA?”
( huhhh , jelas-jelas wajah PELAJAR ditanya pula, tentang kerja )
* belum sempet jawab udah di jawab sendiri
Wajah = tampangnya bapak-bapak kalo gak tampang
Aduh, yang paling ngeBETEin nih abang angkot kaya gini, sok tahu abis deh, sok-sokan punya indra ke-6. dan yang pasti moto abang angkot kaya gini gak jauh dari “ TANYA SENDIRI JAWAB SENDIRI yang PENTING HEPI “
Tukang angkot suka DUGEM :
Cirri-ciri =
* angkotnya sok di modif
* di dalemnya ada speker yang gedenya segajah bengkak
* biasanya tempat duduk penumpang jadi sempit gara-gara banyak barang-barang gak penting
* setiap narik angkot pasti berasa hambar kalo enggak nyetel musik sok DISKOTIK dengan volume yang segambreng
* si abang suka jadi BUDEK
Wajah = tampangnya sok asik banget, sok jadi orang paling keren, ah ngALAY banget tampilan wajahnya.
Duh, hari gini dunia udah kebalik ya , yang biasanya dugem di DISKOTIK yahhh jadi dugem di ANGKOT ( udah berasa angkot milik sendiri ya bang ? ). Yahh dia asik, penumpangnya pada BUDEKKKK. Ngefek juga sama si abang soalnya kalo penumpang bilang kiri mungkin 5menit kemudia baru kedengeran, akhirnya si penumpang ke lewatan 1km kali
Tukang angkot baik hati bin soleh :
Cirri-ciri =
* biasanya si abang PENDIEM gak banyak Tanya
* ngomongnya santun
* bersahaja rajin sholat 5waktu
* gak suka ngegodain penumpangnya
* yang pasti gak banyak neko-neko buat angkotnya
Wajah = tampangnya penuh kesejukan lahir batin , murah senyum berasa naek taxi dah.
Wah, mulai limid nih tukang angkot kaya gini, mungkin di Koran harus ditulus NGEJEBLAKKK tentang LOWONGAN abang angkot tipe kaya gini, biar gak meresahkan dunia PERANGKOTAN.
Nah pelajarin tuh tipe-tipe abang angkot KABUPATEN CIANJUR , siapa tau ada yang mau punya CALON pacar/suami sesosok abang angkot, jangan ketipu tuhh sama angkotnya.
Jumat, 16 April 2010

Tips Memilih dan Membeli Kamera Digital SLR (DSLR) untuk Pemula
Hai teman-teman sesama pemula khususnya di bidang PHOTOGRAPHY , aku mau bagi-bagi tips buat memilih dan membeli kamera DSL atau DSLR yang sesuai sama kebutuhan dan keinginan. Aku juga sebenernya gak punya keahlian khusus sih tentang bidang PHOTOGRAPHY tapi ini juga dalam masa belajar secara otodidak aja heheheh.
Memilih dan membeli kamera digital SLR (DSLR) merupakan hal yang gampang2 susah, apalagi untuk pemula yang berkantong pas2n seperti saya. Untuk anda yang berkantong tebal, anda tinggal memilih yang berharga mahal atau kelas high-end, karena di dunia fotografi, harga biasanya ga bo’ong, kalo mahal ya artinya emang bagus. Tapi untuk saya, Harganya yang bisa ngabisin jatah makan dua bulan, membuat saya berpikir keras untuk memilih salah satu penawaran dari produsen yang semuanya menggiurkan.
Apa Kebutuhan Anda ?
Anda sangat banyak pilihan di pasaran dengan berbagai macam varian harga dan fitur. sebelum menentukan, pikirkan dulu tujuan anda membeli kamera digital SLR, fitur apa yang penting untuk anda. Anda ingin kesederhanaan sebuah kamera DSLR atau anda tipe fotografer yg ingin mengeksplorasi semua kelebihan yang ditawarkan sebuah kamera SLR.
Perhatikan Ukuran sensor CCD atau CMOS yang digunakan untuk menangkap image. Walaupun banyak sekali variasi ukuran, namun umumnya terbagi dalam 3 kategori, yaitu FullFrame, APS-C dan Four-Thirds. Bagi sebagian orang, ukuran sensor (megapiksel) tidak terlalu penting, yang lebih penting adalah masuk kategori mana sensor2 tersebut.
Yang membedakan ketiga macam sensor tersebut adalah Crop Factor, gambar diatas menunjukkan bahwa semakin kecil ukuran sensor, semakin kecil area tangkap layarnya. pada hasil image, terlihat sperti menggunakan focal length (1.5x or 1.6x lebih panjang untuk APS-C, 2x untuk Four-Thirds).
Bagi sebagian pengguna DLSR pemula, crop factor bukan merupakan hal utama, tapi perlu dipertimbangkan jika anda ingin menggunakan DSLR sebagai pengganti kamera SLR lama anda, dan jika anda sudah memiliki koleksi lensa yang mahal2, ada baiknya anda mempertimbangkan untuk membeli DSLR Fullframe, karena jika tidak, gambar yg dihasilkan akan berbeda dengan SLR biasa.
Hal lain yg perlu diperhatikan memilih kamera digital SLR atau DSLR adalah antishake systems. karena gambar yang diambil pada pencahayaan kurang ataupun diambil dari jarak jauh akan rawan menjadi buram (blur) karena gerakan tangan atau kamera yg tidak disengaja. Image Stabilization ini dirancang untuk menghindari hal ini
Hal berikutnya yg harus diperhatikan dalam membeli kamera digital SLR atau DSLR adalah kecepatan. baik kecepatan fokus ataupun kecepatan memotret. kamera DSLR entry level pun memiliki kecepatan yg lebih baik daripada kamera saku high-end. Semakin mahal semakin meningkat pula kecepatannya. hal ini diperlukan apabila anda sering memotret objek bergerak misal mobil yg sedang melaju atau burung yang sedang terbang.
Yang tidak kalah penting adalah ukuran dan berat body kamera, anda yg terbiasa dengan kamera saku tentu akan kagok atau sedikit kesulitan jika langsung menggunakan DSLR Nikon D3 misalnya. sebaiknya dimulai dari yg berukuran compact semacam Nikon D60 atau Canon EOS 400D
Kurang lebih begitulah hal2 yang perlu diperhatikan dalam memilih dan membeli kamera digital SLR atau DSLR untuk pemula. mudah2an bermanfaat
Kamis, 15 April 2010
Dalam fotografi, lensa berfungsi untuk memokuskan cahaya hingga mampu membakar medium penangkap (film). Di bagian luar lensa biasanya terdapat tiga cincin, yaitu cincin panjang fokus (untuk lensa jenis variabel), cincin diafragma, dan cincin fokus.
.
1. Lensa Standar
Lensa ini disebut juga lensa normal. Berukuran 50 mm dan memberikan karakter bidikan natural.
2. Lensa Sudut-Lebar (Wide Angle Lens)
Lensa jenis ini dapat digunakan untuk menangkap subjek yang luas dalam ruang sempit. Karakter lensa ini adalah membuat subjek lebih kecil daripada ukuran sebenarnya. Dengan menggunakan lensa jenis ini, di dalam ruangan kita dapat memotret lebih banyak orang yang berjejer jika dibandingkan dengan lensa standar. Semakin pendek jarak fokusnya, maka semakin lebar pandangannya. Ukuran lensa ini beragan mulai dari 17 mm, 24 mm, 28 mm, dan 35 mm.
3. Lensa Fish Eye
Lensa fish eye adalah lensa wide angle dengan diameter 14 mm, 15 mm, dan 16 mm. Lensa ini memberikan pandangan 180 derajat. Gambar yang dihasilkan melengkung.
4. Lensa Tele
Lensa tele merupakan kebalikan lensa wide angle. Fungsi lensa ini adalah untuk mendekatkan subjek, namun mempersempit sudut pandang. Yang termasuk lensa tele adalah lensa berukuran 70 mm ke atas. Karena sudut pandangannya sempit, lensa tele akan mengaburkan lapangan sekitarnya. Namun hal ini tidak menjadi masalah karena lensa tele memang digunakan untuk mendekatkan pandangan dan memfokuskan pada subjek tertentu.
Contoh hasil lensa tele yang dapat mengaburkan lapangan sekitarnya :

DSLR DAN SLR
Kamera SLR (Single Lens Reflex)
Kamera refleks lensa tunggal (single-lens reflex (SLR) camera) adalah kamera yang menggunakan sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat, yaitu Focal Plane dan Viewfinder, sehingga memungkinkan fotografer untuk dapat melihat objek melalui kamera yang sama persis seperti hasil fotonya. Hal ini berbeda dengan kamera non-SLR, dimana pandangan yang terlihat di viewfinder bisa jadi berbeda dengan apa yang ditangkap di film, karena kamera jenis ini menggunakan jajaran lensa ganda, 1 untuk melewatkan berkas cahaya ke Viewfinder, dan jajaran lensa yang lain untuk melewatkan berkas cahaya ke Focal Plane.
Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)
Pada prinsipnya, kamera SLR dan DSLR memiliki cara kerja dan komponen yang sama. Yang membedakan adalah penggunaan film. Kamera SLR menggunakan film sebagai medium penangkap, sedangkan kamera DSLR tidak lagi menggunakan film. Sebagi gantinya, kamera DSLR menggunakan CCD atau CMOS. Resolusi terendah kamera DSLR adalah 5.1 megapiksel.


